Pagi…
Seperti hari-hari sebelumnya. Mentari_meski untuk hari ini, ia hanya membiaskan
sinarnya lewat celah-celah mendung_muncul dan menerangi sepanjang penglihatan.
Karena mata ini kembali terbuka untuk melihat cahayanya. Ia kembali terbuka
setelah terpejam semalaman.
Sebuah hal yang rutin terjadi, dan karena rutinnya kita menganggapnya biasa dan
tak bermakna apapun.
Sejenaklah berpikir, jikalau mata kita terpejam untuk selamanya, dan mentari
itupun tiada bisa kita lihat, apalah guna kesempatan?
Setiap waktu adalah kesempatan untuk memperbaiki diri, maka bersyukurlah
pada-Nya ketika cahaya mentari hari ini bisa kita rasakan. Maka jangan anggap
peristiwa di pagi ini hanya sesuatu yang biasa. Ia adalah karunia berupa waktu
yang diberikan oleh Allah untuk memperbaiki buruknya masa lalu, suramnya
sejarah, dan hitamnya hari-hari kemarin.
Kini bergeraklah sepanjang cahaya mentari bersinar, berbuatlah sesuatu untuk
hari ini, memperbaiki masa lalu yang telah lewat, dan menghadapi hari esok yang
penuh misteri.
Sekali lagi…bersyukurlah…
oleh: Brother
DIarsipkan di bawah: dari Brother












kasi nama, dan dari angkat tahun brp, biar yang lain juga tau
semoga ukhuwah yang terjalin lebih indah dari hari kemarin.
Iya…Insya Allah jika ada tulisan baru..Ini mah sekedar nama blogger.. Makasih masukannya